Daftar Isi

Wednesday, February 2, 2011

Dunia Air Masa Depan di China

The Atkin’s Architecture adalah kelompok arsitektur multinasional yang terkenal dan konsultasi desain yang punya banyak klien Timur Tengah dan India. Baru-baru ini untuk pertama kali mereka mendesain dan merekayasa resor di Songjiang, Cina, yang disebut Dunia Air yang tidak kalah dengan desain internasional lainnya.
Dunia Air dibangun di sebuah tambang megah yang dipenuhi dengan air, adalah contoh kesempurnaan alam yang dikombinasikan dengan desain kontemporer modern. Resor hotel dengan 400 kamar tidur elegan dan menakjubkan ini dibangun di tengah-tengah lingkungan alam. Resor ini memiliki cita rasa unik (halah kayak makanan) seolah-olah membentuk lingkungan sosial masyarakat bawah air. Fasilitasnya terdiri dari ruang tamu, restoran, kafe, fasilitas olahraga dan banyak lagi.
READ MORE - Dunia Air Masa Depan di China

Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

Berenang seharusnya memberikan suasana yang sehat bagi raga kita. Tetapi, belum tentu demikian halnya jika Anda berenang di kolam misterius ini. Kulit Anda bisa seketika berubah menjadi biru neon usai berenang di danau itu.
“Rasanya seperti kami sedang bermain dengan cat radioaktif,” kata Phil Hart yang menangkap gambar fenomena aneh ketika teman-temannya muncul dari sebuah danau di suatu malam.
Apa yang membuat air di tepi danau itu menyala dalam kegelapan? Ya, air berwarna terang di saat gelap itu tidak muncul dengan sendirinya. Ia tercipta karena reaksi kimia yang disebut biopendar (bioluminescence), yang muncul saat konsentrasi mikro-organisme di dalam air terganggu secara alamiah.
Phil, 34 tahun, meletakkan kameranya dengan penyanggah kaki tiga dengan kecepatan shutter terlambat. Lalu, dia kemudian melempar butiran pasir dan batu sehingga kamera dapat menangkap gambar bintik-bintik air biru sebanyak mungkin. Hasil gambarnya: sempurna.
Gambar-gambar ini terlihat sangat menakjubkan. Warnanya berubah ketika konsentrasi mikro-organisme Noctiluca Scintillans di dalam air tidak normal, jauh lebih tinggi dari biasanya. Phil dan teman-temannya mengambil gambar itu di Danau Gippsland, Victoria, Australia.
“Berada di sana dan melihat biopendar yang begitu memukau adalah kesempatan yang sangat langka,” ujar Phil. “Saya di sini sebagai direktur program di sebuah organisasi yang secara rutin mengadakan agenda berkemah di sekitar Danau Gippsland sejak 50 tahun lalu. Dan, belum pernah ada yang dapat melihat biopendar seterang ini.”
Seperti yang disebutkan, fenomena ini disebabkan tingginya konsentrasi mikro-organisme yang tinggi. Hal ini diyakini sebagai hasil dari kombinasi kebakaran hutan dan banjir di sekitar danau, di mana secara tidak langsung meningkatkan kadar nutrisi di dalam air yang dapat menghidupkan organisme.
“Ini tidak boleh terjadi lagi dalam hidup saya,” tutur Phil. “Saya merasa beruntung karena telah melihatnya dan berhasil merekam gambar tersebut dengan kamera saya.”
“Warna biru cerah tidak hanya terlihat dengan mata kepala saya saja, tetapi juga dengan kamera saya. Ketika mengambil fotonya pertama kali, saya hampir tidak percaya melihat orang-orang di air tampak aneh,” pungkas pria asal Melbourne itu.
READ MORE - Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

5 Foto yang Pernah Menggemparkan Dunia

Berikut adalah lima foto tragedi-tragedi paling sadis yang terjadi diberbagai belahan dunia, dan paling menggemparkan dunia pada masa itu:
1.Biarawan Terbakar
Thích Quảng Đức seorang biksu Budha Vietnam yang membakar dirinya sampai mati di persimpangan jalan Saigon yang ramai pada 11 Juni 1963, sebagai protes terhadap penganiayaan umat Budha di Vietnam.
2.Tentara Irak
Foto yang menunjukkan seorang tentara Irak yang terbakar di depan jendela truk yang hancur.
3.Penguburan Seorang Anak
Salah satu korban dari bencana industri terburuk di dunia yang dikenal dengan tragedi gas Bhopal, terjadi di sebuah pabrik pestisida Union Carbide di kota Bhopal, India pada 3 Desember 1984. Pabrik tersebut mengeluarkan gas dan racun yang memberikan dampak ke lebih dari 500.000 orang.
4.Bocah Sudan
Seorang bocah Sudan diikuti oleh seekor burung pemakan bangkai di dekatnya. Sangat jelas bahwa anak itu hampir mati kelaparan, sementara burung nasar dengan sabar menunggu anak tersebut mati sehingga mendapat makanannya. Tak seorang pun tahu apa yang terjadi pada anak tersebut, yang merangkak ke arah sebuah kamp makanan PBB. Fotografer Kevin Carter memenangkan Pulitzer Prize untuk gambar yang mengejutkan ini, tetapi akhirnya ia bunuh diri tiga bulan setelah ia mengambil foto tersebut. Mungkin ia tidak tahan dengan hinaan orang sekitarnya.
5.Korban Mutilasi Taliban
Gambar tragis seorang perempuan muda Afghanistan berusia 18 tahun,Aisha adalah korban kebiadaban Taliban, hidung dan telinganya dimutilasi, dipotong oleh suaminya sendiri.
READ MORE - 5 Foto yang Pernah Menggemparkan Dunia

Penampakan Naga Di Langit Yogyakarta

Ini bukan pertama kalinya terjadi penampakan di langit yang diasosiasikan dengan penampakan ular atau penampakan naga. Mungkin yang paling baru adalah kehebohan yang tercipta setelah harian epochtimes memberitakan munculnya “seekor naga” di langit kota Jilin, Cina, seperti yang terlihat di foto berikut ini.
Foto 
Penampakan Naga Di Langit Yogyakarta
Foto Penampakan Naga Di Langit Yogyakarta
Ketika melihatnya, saya yakin kebanyakan dari kalian TIDAK akan melihat seekor naga. Kalian mungkin hanya mengidentifikasikannya sebagai sebuah formasi awan dan cahaya matahari. Namun, saya tidak akan heran jika masyarakat Cina menganggapnya sebagai misteri penampakan seekor naga. Soalnya, kebudayaan atau kepercayaan seseorang akan sangat mempengaruhi cara mereka menilai sesuatu. Karena naga adalah makhluk mitologi yang sangat dihormati di Cina, maka formasi-formasi awan itu akan terlihat seperti naga bagi mereka.
Dalam kasus foto penampakan di pantai Parangtritis, hal yang sama juga terjadi. Pada saat itu terjadi upacara keagamaan. Lalu lokasi penampakannya adalah di pantai Parangtritis yang memiliki legenda dan kepercayaan yang sangat kuat mengenai Nyi Roro Kidul yang disebut memiliki tunggangan seekor naga. Dengan kondisi yang mendukung seperti ini, tidak heran kalau objek itu dianggap sebagai seekor naga.
Hal yang sama juga pernah terjadi ketika awan panas Merapi terlihat membentuk kepala Petruk.
Jika foto itu diambil di atas kota Jakarta, dan bukan di Parangtritis, mungkin ia akan dinilai secara berbeda. Demikian juga bagi kalian yang tidak mengadopsi kepercayaan mengenai Nyi Roro Kidul. Mungkin kalian hanya akan melihatnya sebagai sebuah formasi awan yang unik.
Jika foto itu bukan foto naga tunggangan Nyi Roro Kidul, lalu foto apakah itu?
Awan?
Kalau itu awan, pernahkah kalian melihat formasi awan berbentuk tabung yang seindah itu?
Wallahu ‘alam. Hanya Allah Yang Maha Tahu segala sesuatu di dunia ini.
READ MORE - Penampakan Naga Di Langit Yogyakarta

Misteri Bola Api Naga Di Sungai Mekong

Setiap tahun, penduduk Thailand berkumpul di sepanjang sungai Mekong di propinsi Nong Khai untuk menyaksikan sebuah fenomena misterius berupa naiknya bola-bola cahaya misterius dari permukaan sungai. Para penduduk lokal menyebutnya Bung fai paya nak atau bola-bola api naga.
Pada malam hari setiap awal bulan Oktober, para penduduk dan turis berdiri berjejer di pinggir sungai Mekong di propinsi Nong Khai. Mereka sedang menunggu fenomena yang disebut bola api naga.awa
Tidak berapa lama kemudian, dari permukaan sungai, puluhan bola-bola cahaya berwarna merah jambu menyembur dengan indah seperti sebuah orkestra yang dipimpin oleh seorang konduktor. Semua mulai bersorak kegirangan dan bertepuk tangan dengan keras.
Bola-bola cahaya tersebut menggantung di udara selama beberapa saat sebelum kemudian lenyap dalam kegelapan malam. Beberapa menit kemudian, peristiwa serupa kembali terjadi. Bola-bola api lainnya kembali terbang dari permukaan sungai yang kembali diiringi dengan teriakan sukacita.
Fenomena luar biasa ini hanya muncul 1-3 hari dalam setahun tepat di akhir masa retret umat Budha Thailand yang biasanya jatuh di bulan Oktober. Bola api itu muncul begitu saja tanpa suara dan asap.
Terkadang warnanya merah, merah jambu atau putih dan bisa menyembur hingga setinggi 100 meter dari permukaan sungai.
Biasanya ukurannya hanya sebesar telur ayam, bergantung di udara selama beberapa menit sebelum akhirnya lenyap. Umumnya bola api ini hanya dapat terlihat pada malam hari.
Legenda penduduk lokal menyebutkan bahwa bola-bola api ini datang dari seekor naga yang berdiam di dalam sungai.
“Aku telah melihat bola-bola api ini sejak kecil,” Kata Pang Butamee, 70 tahun, yang tinggal di sebuah pondok di ujung sungai. Di dekat kediamannya, terdapat Wat Paa Luang, sebuah kuil elegan yang telah berumur 450 tahun dan merupakan salah satu tempat terpopuler untuk menyaksikan bola-bola api tersebut.
“Aku melihatnya muncul dari sungai dan dari kanal,” Katanya lagi. “Ayah ibuku juga menyaksikannya, begitu juga ayah dan ibu mereka. Dan bukan itu saja, aku bahkan pernah melihat naga dengan mata kepalaku sendiri ketika aku berumur 13 tahun. Bentuknya seperti ular besar berwarna perak. Aku melihatnya sedang berenang di sungai.”
Walaupun legenda mengenai naga Mekong sudah berakar begitu kuat, tidak semua penduduk Thailand mempercayainya. Bagi para ilmuwan, bola-bola api ini sebenarnya hanyalah sebuah fenomena alam yang dapat dijelaskan oleh sains. Menurut mereka, bola api tersebut muncul akibat pembakaran gas alam.
Seorang dokter bernama Manas Kanoksin telah menghabiskan 11 tahun untuk meneliti fenomena ini. Dengan kegigihan yang luar biasa, ia berusaha membuktikan teorinya bahwa bola-bola api ini adalah sebuah fenomena alam yang disebabkan oleh endapan gas Metana yang naik dari dasar sungai.
Menurutnya, akhir dari masa retret umat Budha sama persis dengan periode dimana bumi berada dalam jarak terdekat dengan matahari. Gravitasi matahari yang dikombinasikan dengan peningkatan kadar ultraviolet telah meningkatkan konsentrasi dan volatilitas oksigen di permukaan bumi.
Hal ini menyebabkan gas metana yang berhasil lepas dari dasar sungai mulai menyala dan terlihat seperti bola api. Bahkan menurutnya, fenomena ini tidak hanya terjadi pada bulan Oktober, namun juga pada bulan Mei ketika bumi kembali mendekati matahari.
Kementerian sains Thailand punya pendapat yang sedikit berbeda. Namun mereka setuju bahwa fenomena ini disebabkan oleh gas alam. Menurut mereka, fenomena ini muncul akibat pembakaran gas Phosphine.
Beberapa waktu yang lalu, kementerian ini mengutus beberapa penelitinya untuk mengamati dan mencari sumber bola-bola api ini. Mereka kemudian memasang sebuah thermo scanner di dekat tepi sungai di subdistrik Rattana Wapee.
Lalu lima kelompok peneliti ditempatkan di berbagai titik di tepi sungai termasuk di kuil distrik Phon Phisai.
Persis sesaat sebelum bola-bola api itu muncul, peralatan mereka menangkap adanya pergerakan dari aliran gas yang mengapung di atas permukaan sungai. Ini menunjukkan bahwa bola api tersebut dipicu oleh gas alam yang menyala.
Lalu mengapa peristiwa ini hanya terjadi pada saat berakhirnya masa puasa umat Budha di sekitar bulan Oktober ?
Menurut kementerian sains Thailand, jawabannya adalah karena akumulasi gas di dasar sungai mencapai puncak pada bulan Oktober. Karena sudah mencapai puncak, maka gas yang telah terkumpul akan menyembur ke atas membentuk bola-bola cahaya yang misterius itu.
Tidak peduli apapun penyebabnya, bagi penduduk lokal dan turis, festival ini tetap dianggap sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan dan sebuah kesempatan untuk merayakan hari raya keagamaan dengan khidmat.
“Peristiwa ini sangat ganjil dan kami tidak tahu pasti apa yang menyebabkannya. Namun apapun itu, saya percaya bahwa peristiwa luar biasa ini dapat membuat Nong Khai cukup untuk diterima sebagai salah satu keajaiban dunia.” Kata Manas Anuraksa, seorang penduduk lokal.
Setiap tahun, paling tidak, 300.000 orang, baik turis lokal ataupun mancanegara datang berbondong-bondong ke Nong Khai untuk menyaksikan fenomena ini.
Jika suatu hari kalian memutuskan untuk jalan-jalan ke Thailand dan memutuskan untuk melihat sendiri bola-bola api naga, maka ada beberapa lokasi di sepanjang sungai Mekong di propinsi Nong Khai yang paling tepat untuk menyaksikannya, yaitu desa Pha Tang di distrik Sangkhom, Hin Mak Peng, Kuil di distrik Si Chiangmai, distrik Pak Khat dan distrik Rattana Wapee.
Para penduduk lokal bahkan menyediakan penyewaan sepeda motor untuk dipakai mengendarai sepanjang sungai dari distrik Muang hingga Phon Phisai dan Rattana wapee.
Di tempat itu, selain dapat menyaksikan bola-bola naga api, kalian juga akan disuguhi dengan atraksi kembang api dan lomba kapal cepat. Jadi, para backpackers, bersiaplah untuk festival tahun depan. Mungkin bola api naga dapat sedikit mencerahkan harimu.
READ MORE - Misteri Bola Api Naga Di Sungai Mekong

Misteri Pancaran Kilat Merah Di Pacitan


FOTO KILATAN CAHAYA ANEH
 PACITAN 2011 Fenomena Kilatan Cahaya Aneh Pacitan 2011 Pancaran Sinar Api Raksasa Di Langit Pacitan Tahun 2011. Desa Sukoharjo, Pacitan - Fenomena kilatan cahaya di langit Pacitan, Senin (31/1/2011) malam masih meninggalkan tanda tanya. Apalagi, kejadian yang berlangsung kurang dari satu menit itu tidak disertai suara. LihatKondisi Bromo Terbaru Kisah Mistis Penguasa Gunung Bromo Bangun Istana Mengeluarkan Abu Vulkanik Dahsyat.  dan Crop Circle Magelang Fenomena Jejak UFO Terbaru 2011 Penampakan Crop Circle Mirip Sleman Yogya.


"Nggak ada suara apa-apa. Hanya kelihatan cahayanya saja," ujar Putut Prasetyo (22), warga Dusun Nitikan, Desa Sukoharjo ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Selasa (1/2/2011).

Awalnya, Putut menduga sumber cahaya berasal dari 
kilat cahaya Pacitan. Namun anehnya, pancaran sinar mirip api las raksasa berlangsung lama. Dia pun memberitahu kedua orang tuanya maupun tetangga sekitar. Beberapa warga lain lalu ikut menyaksikannya.

Hal senada juga diakui Misngatin (48) warga lain. Perempuan ibu rumah tangga itu mengaku melihat sendiri 
fenomena kilatan cahaya aneh Pacitan dan langka tersebut. Meksipun hanya sempat menyaksikan selama beberapa detik, namun dirinya bisa melihat jelas kilauan cahaya yang baru pertama kali terjadi di daerah itu.

"Memang terang sekali. Tapi posisinya tidak bergerak. Tetap disitu sampai hilang," jelasnya sambil menunjuk langit diatas pohon sengon laut tak jauh dari rumahnya.
 

Seperti diberitakan, warga Pacitan digemparkan penampakan kilatan cahaya aneh di langit, Senin (31/1/2011) malam. Bias sinar yang membentuk setengah lingkaran itu memancarkan warna biru dan berganti kemerahan sesaat sebelum lenyap. Selain di Sukoharjo, beberapa warga di Desa Mentoro juga mengaku melihatnya. detik.com
 

Kilat Pacitan 2011, Foto Kilat Pacitan 2011, 
Fenomena Kilatan Cahaya Aneh Pacitan 2011, Gambar Kilatan Cahaya Pacitan, Video Kilat Pacitan 2011, Youtube Cahaya Aneh Seperti Kilat, Pancaran Sinar Api Raksasa, Kilat Aneh Di Langit Pacitan Tahun 2011, Penampakan Kilat Aneh Pacitan
READ MORE - Misteri Pancaran Kilat Merah Di Pacitan