Daftar Isi

Friday, November 11, 2011

Dongeng ini Sudah Lama Tak di Dengar..Eh Taunya Sekarang Jadi Kenyataan!!



info :
Seekor rook, sejenis gagak, menjatuhkan batu dalam tabung untuk menaikkan permukaan air dan mendapatkan cacing yang mengambang di dalamnya.

Dongeng-dongeng tentang hewan, seperti angsa yang bertelur emas atau kura-kura yang berlomba lari dengan kelinci, memang bukan hal nyata. Cerita-cerita itu ada untuk mengajarkan nilai moral.

Meskipun begitu, penelitian yang dilakukan baru-baru ini membuktikan bahwa tidak semua dongeng itu khayalan belaka. Yang dimaksud dalam hal ini adalah kisah mengenai burung gagak yang kehausan. Dalam kisah tersebut diceritakan, sang burung kehausan, tetapi air yang di dalam gentong terlalu dangkal untuk dicapai. Agar bisa meminum air yang ada, sang burung menjatuhkan bebatuan ke dalam gentong untuk meluapkan air.

Nah, cerita di atas itu benar-benar terjadi. Sekelompok peneliti melaporkan bahwa sejenis burung gagak, yang disebut rook, ternyata menggunakan metode yang sama untuk menangkap cacing. Sebuah eksperimen untuk menguji perilaku tersebut telah dilakukan dan hasilnya dipublikasikan pada Kamis (6/8).

Eksperimen dilakukan oleh Christopher Bird dari Cambridge University beserta rekan-rekannya dengan menggunakan tabung 6 inci berisi air dan cacing. Ketika tabung didekatkan ke sekumpulan burung rook, secara spontan mereka menaruh sejumlah batu ke dalam tabung untuk menangkap cacing yang terapung.

Percobaan yang dilakukan oleh Christopher Bird tersebut mendapat komentar dari Alex Taylor dan Russell Gray dari University of Auckland, Selandia Baru. Mereka beranggapan, rook hanya mengulang apa yang dilakukan di eksperimen sebelumnya, yang kala itu mereka menjatuhkan sebuah batu untuk mendapatkan makanan yang ada di dasar tabung.

Christopher Bird menyangkal anggapan Alex dan Russell. dia mengatakan bahwa rook menjatuhkan lebih dari satu batu untuk mengangkat cacing ke permukaan tabung. Rook lebih memilih untuk mengangkat cacing ke permukaan tabung dibanding memeriksa dasar tabung untuk memakannya.

Peneliti-peneliti yang terlibat dalam percobaan Christopher Bird juga menambahkan bahwa ada kemungkinan gagak yang diceritakan dalam dongeng-dongeng sebenarnya adalah rook. Hal tersebut mungkin saja terjadi karena rook sebelumnya juga disebut gagak.
READ MORE - Dongeng ini Sudah Lama Tak di Dengar..Eh Taunya Sekarang Jadi Kenyataan!!

Batu Paling Unik Yang Pernah Ada Di Dunia

Dome of the Rock di Masjidil Aqsha, Yerusalem
Bukti kebesaran Allah SWT batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi'raj batu tsb ikut, tetapi Nabi SAW menghentakan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut.


Baru Melayang di Udara

Uluru Alice Spring, Australia
Batu yang bisa berubah warna mengikuti cuaca, kadang orange, hitam, biru dll.
Uluru Alice Spring

Hyden, Australia
Gelombang batu seperti ombak ini sudah ada 2.700jt tahun yang lalu menurut peneliti.
Hyden



Batu Berjalan
Belum ada penelitian tentang batu ini, dan 1 orang pun belum liat kalo batu ini benar2 berjalan, cuma jejaknya saja yg dinyatakan kalo batu ini bisa berjalan atau bergeser.
Batu Berjalan

Pantai Air Manih, Minnagkabau - Padang
Konon, batu ini adalah seorang anak yang dikutuk oleh Ibunya, karena durhaka.
Baru Pantai Air Manih


READ MORE - Batu Paling Unik Yang Pernah Ada Di Dunia

Kaki Seorang Wanita Mulai Tumbuh Lagi Setelah Diamputasi



Seorang wanita asal Inggris menderita penyakit kaki gajah jenis langka yang bisa membunuhnya. Mandy Sellars, 36 tahun, memiliki kaki yang sangat besar seberat 32 kg. Dia pernah mengamputasi kakinya untuk dapat bertahan hidup.

Namun, yang membuat herat adalah kakinya tumbuh kembali 22 bulan setelah operasi. Salah satu bagian kaki memiliki berat 19 kg dan keliling 1 meter.



Sellars berharap amputasi akan menstabilkan kondisinya, tapi dia juga merasa bahwa "kaki"nya akan tumbuh lagi. Kenyataannya memang demikian, kakinya tumbuh lagi sampai tidak muat di dalam kaki palsunya dan mematahkannya karena bertambah berat.

Karena penyakitnya ini, Sellars akhirnya dipaksa untuk meninggalkan pekerjaannya di Royal Society di bagian Pecegahan Kekejaman pada Hewan, tetapi dia tetap berpikir positif.

"Saya tidak akan membiarkan hal ini mengalahkan saya. Saya bertekad untuk tetap bergerak sebisa mungkin dan berjuang untuk kebebasan saya."

"Saya hanya harus hidup hari demi hari, minggu demi minggu. Saya memiliki kehidupan dan saya harus hidup sebaik yang saya bisa. Ada banyak orang yang bernasib lebih buruk dari saya
READ MORE - Kaki Seorang Wanita Mulai Tumbuh Lagi Setelah Diamputasi

Wednesday, November 9, 2011

Penampakan Kuntilanak di Pahang,Malaysia,,Full PICT

Gambar kali ini kelihatan sungguh real (klik untuk dibesarkan). Juga sangat menyeramkan. Gambar diambil menggunakan kamerafon N*kia. langsung aja liat sendiri.

READ MORE - Penampakan Kuntilanak di Pahang,Malaysia,,Full PICT

Foto Foto Masjid Essalaam, Masjid Terbesar Di Belanda

Foto Foto Masjid Essalaam,
Masjid Terbesar di Belanda

Masjid Essalam, yang terletak di Kota Rotterdam, merupakan masjid terbesar di Belanda dan juga salah satu yang terbesar di seluruh kawasan Eropa Barat. didanai oleh Yayasan Al Maktoum milik Sheikh Hamdan bin Rashid Al Maktoum, Penguasa Dubai dan Deputi Menteri Keuangan UEA, Masjid Essalaam ini membutuhkan waktu sekitar 11 tahun untuk bisa berdiri seanggun seperti sekarang ini.

Sejak awal proses pembangunannya, yaitu pada tahun 1999 yang ditandai dengan diterbitkannya izin resmi pembangunan beberapa masjid untuk komunitas Muslim di Belanda, tempat ibadah yang mampu menampung 2.600 jamaah ini menghadapi penolakan dan perlawanan dari berbagai pihak, terutama dari kelompok-kelompok anti-imigran dan anti-Islam di Belanda.

Gaya arsitektur Mameluke yang berkembang di Kairo pada abad 15 merupakan urat nadi desain bangunan Masjid Essalam ini. Bagian dindingnya dilapisi lempengan granit dan memiliki aksen halus warna biru abu-abu, sedangkan menaranya sendiri dibuat dengan inspirasi dari bentuk menara gereja Amsterdam abad ke-17 yang dirancang oleh Hendrick de Keyser. Secara garis besar, Masjid Essalam merupakan contoh sempurna dari apa yang dikenal sebagai fusion architecture, dimana budaya serta identitas Islam dan Rotterdam secara indah tersulam.

READ MORE - Foto Foto Masjid Essalaam, Masjid Terbesar Di Belanda

Sejarah 13 Kali Perubahan Nama Kota Jakarta


Karena Berita - Usia Jakarta nyaris 5 abad. Dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung, Jakarta kini berkembang menjadi kota metropolis. Tidak ada lagi rawa-rawa. Sejauh mata memandang, hanyalah gedung-gedung pencakar langit.

Tapi tahukah Anda? Jakarta yang kini menginjak usia 484 tahun sudah 13 kali berganti nama. Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan, cikal bakal Jakarta adalah sebuah kota bernama Kalapa. Laporan para penulis Eropa di abad 16 menyebutkan, Kalapa saat itu menjadi bandar utama kerajaan Hindu bernama Sunda yang ibukotanya Padjajaran.

Namun pada 22 Juni 1527, Fatahillah yang kemudian menjadi penguasa mengganti nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta. Sesuai Keputusan DPR Kota Sementara No. 6/D/K/1956, tanggal itu kemudian dicanangkan sebagai hari jadi kota Jakarta.

Berikut nama-nama yang pernah menjadi sebutan untuk Jakarta:

1. Pada Abad ke-14 bernama Sunda Kelapa sebagai pelabuhan Kerajaan Pajajaran

2. Tanggal 22 Juni 1527 oleh Fatahilah, diganti nama menjadi Jayakarta

3. Tanggal 4 Maret 1621 oleh Belanda untuk pertama kali bentuk pemerintah kota bernama Stad Batavia

4. Tanggal 1 April 1905 berubah nama menjadi 'Gemeente Batavia'

5. Tanggal 8 Januari 1935 berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia

6. Tanggal 8 Agustus 1942 oleh Jepang diubah namanya menjadi Jakarta Toko Betsu Shi

7. Pada September 1945 pemerintah kota Jakarta diberi nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta

8. Tanggal 20 Februari 1950 dalam masa Pemerintahan Pre Federal berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia

9. Tanggal 24 Maret 1950 diganti menjadi Kota Praj'a Jakarta

10. Tanggal 18 Januari 1958 kedudukan Jakarta sebagai daerah swatantra dinamakan Kota Praja Djakarta Raya

11. Tahun 1961 dengan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961 dibentuk Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya

12. Tanggal 31 Agustus 1964 dengan UU No. 10 tahun 1964 dinyatakan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta.

13. Tahun1999, melalaui UU No 34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan otonominya tetap berada di tingkat provinsi dan bukan pada wilayah kota. Selain itu wilayah DKI Jakarta dibagi menjadi 6, yakni 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif Kepulauan Seribu.
READ MORE - Sejarah 13 Kali Perubahan Nama Kota Jakarta